Serangan DDoS: Perang Cyber Antar Negara

Pada bulan Juli 2008 beberapa server milik negara Georgia dicrack dengan serangan DDoS sebelum Rusia berperang memperebutkan wilayah Ossetia Selatan

Selain server, situs-situs pemerintah dan beberapa situs komersil juga tidak dapat diakses. Tidak diketahui siapa yang melakukan perbuatan ini namun pemerintah Georgia yakin ini merupakan serangan dari Rusia.

Situs milik Presiden Georgia, Mikheil Sakashvili akhirnya dapat online kembali namun situs pusat pemerintahan, departemen luar negeri, dan departemen pertahanan tidak dapat diakses. Untuk mempertahankan akses dengan dunia digital, pemerintah Georgia memutuskan untuk membuat situs pengganti di blogger dan memuat berita-berita mereka di sana termasuk keyakinan mereka bahwa Rusia-lah yang melakukan penyerangan DDoS.

Dugaan ini berlandaskan kejadian pada bulan April sebelumnya, dimana jaringan internet milik pemerintah Estonia mendapat serangn cyber yang terkoordinasi dari cracker-cracker yang disponsori pemerintah Rusia. Serangan ini menarget situs-situs pemerintahan, partai politik, bank, hingga surat kabar. Hal ini terjadi karena Estonia memindahkan patung tentara Soviet di Tallin Memorial.

Para analisis internet menuduh Russian Business Network melakukan serangan terhadap pemerintah georgia. RBN adalah sebuah lembaga cracker yang bekerjasama dengan pemerintah dan mafia Rusia. Hal ini juga didukung oleh pengamatan seorang peneliti bernama Jart Armin yang mengelola sebuah situs yang memonitori aktifitas RBN.

Di situs ini ia menjabarkan penemuannya berupa kunjungan-kunjungan ke situs-situs di Georgia telah dibelokan ke server-server Rusia di Turki, dimana para pengunjung akan melihat situs palsu atau 404 HTTP Error.

Internet administrator di Jerman berusaha mengintervensi serangan ini dengan memindahkan rute situs ke server jerman milik Deutsche Telekom. Namun, intervensi ini hanya berjalan selama beberapa jam.

 

referens: Computing Channel Vol.1 No.3 September 2008

Perihal wegaclubban
Seorang anak manusia yang suka bermain dan belajar karena belajar, bermain, dan berdoa itu kewajiban kita sebagai generasi penerus kehidupan. Lakukanlah apa yang kita cintai dan cintailah apa yang kita lakukan.

3 Responses to Serangan DDoS: Perang Cyber Antar Negara

  1. Lucky dc mengatakan:

    Thanx mas atas infonya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: