Garuda OS di Hari Kebangkitan Nasional 2011

Sebagai orang Indonesia sudah seharusnya kita tahu bahwa tanggal 20 Mei kemarin adalah Hari Kebangkitan Nasional. Apa itu? Kebangkitan Nasional adalah masa di mana dimana Bangkitnya Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928). Hari Kebangkitan Nasional diperingati bertepatan dengan tanggal berdirinya Boedi Oetomo.

Di hari yang sangat bersejarah bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia itu, tepatnya 20 Mei 2011 kemarin, sekumpulan orang yang menamakan dirinya GarudaONE (baca: garudawan) telah meluncurkan sebuah sistem operasi bernama Garuda OS. GarudaONE mengusung slogan Go LEGAL, Go LOCAL, Go LIBERTY, Teknologi Informasi untuk Indonesia yang lebih BERSIH, lebih UNGGUL dan lebih MANDIRI. Dalam situs resminya, GarudaONE menjelaskan empat poin yang bisa dilakukan untuk menuju kemandirian (TI) Indonesia, yaitu:

  1. Kemandirian Software. Beralih dari software bajakan ke software legal buatan lokal, dalam hal ini kita bisa mendukung penggunaan sistem operasi lokal GARUDA sebagai pengganti Windows bajakan.
  2. Kemandirian Hardware. Menghindari pengadaan hardware yang tidak / belum mendukung software lokal. Jika Anda sebagai vendor hardware, mulailah untuk mendukung software lokal.
  3. Kemandirian Game. Menghindari bermain game (online) yang tidak / belum mendukung software lokal. Jika Anda vendor game online, mulailah untuk mendukung software lokal.
  4. Kemandirian Dokumen. Beralih menggunakan dokumen dengan format SNI (Standard Nasional Indonesia), yaitu Open Document Format (ODF) yang merupakan default format dokumen GARUDA.
Garuda OS sendiri adalah sistem operasi berbasis open source kreasi lokal. Sepengamatan saya, pastinya sistem operasi ini adalah turunan dari distro Linux yang sudah ada. Untuk menarik hati para pengguna Windows, Garuda memanfaatkan desktop KDE yang secara tampilan mirip dengan Windows. Dilihat dari fitur-fiturnya, OS ini cukup lengkap dengan bermacam-macam aplikasi yang sudah disertakan.  Selain itu, seperti sistem operasi Linux lainnya, kebutuhan hardware Garuda relatif rendah dan cukup terjangkau. Informasi lengkapnya tentang sistem operasi ini dapat dilihat di situs resmi GarudaONE.
Kemunculan Garuda OS harus kita sikapi dengan positif, bahkan harus kita dukung. Mulailah dari diri sendiri dengan mencoba menggunakan Garuda OS dan kemudian merekomendasikannya untuk orang lain. Memang benar, kalau melihat ke belakang, sudah ada beberapa OS kreasi lokal yang juga berusaha merebut hati para pengguna komputer untuk beralih dari Windows bajakan ke sistem operasi lokal yang “HALAL” tapi redup di tengah jalan bahkan hilang tak terdengar kabarnya. Namun, kalau semua orang bersikap pesimis dengan terus melihat ke belakang, kebangkitan TI Indonesia yang diharapkan tentunya hanya akan jadi slogan belaka. Sebagai orang Indonesia, harusnya kita senang kalau Indonesia bisa mandiri di bidang teknologi informasi. Oleh karena itu, mari kita dukung usaha para GarudaONE melalui Garuda OS demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Perihal wegaclubban
Seorang anak manusia yang suka bermain dan belajar karena belajar, bermain, dan berdoa itu kewajiban kita sebagai generasi penerus kehidupan. Lakukanlah apa yang kita cintai dan cintailah apa yang kita lakukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: