Selamat Puasa Ramadan

Alhamdulillah tahun ini kita masih diberi kesempatan bertemu dengan bulan Ramadhan dan alhamdulillah ini sudah hari kedua puasa di bulan Ramadhan. Bulan ini adalah bulan penuh berkah dan bulan penuh hikmah. Menyambut bulan Ramadhan banyak orang saling bermaafan untuk membersihkan diri menghadapi bulan yang suci. Nah,di tulisan ini saya juga ingin minta maaf pada semuanya yang kebetulan mampir di blog ini karena sebagai manusia saya nggak luput dari salah. Mungkin agak telat tapi lebih baik telat daripada tidak sama sekali.

Saya menemukan sebuah gambar waktu lagi jalan-jalan bareng Om Google, sebuah ilustrasi yang dibuat seorang bernama Badr Shoaib yang dipublikasikan di DeviantArt. Gambar ini adalah gambar ucapan selamat berpuasa di bulan Ramadhan bagi yang menjalankannya, semoga Allah menerima amal ibadah kita. Selain itu sang ilustrator menggambarkan beberapa rambu-rambu bulan Ramadhan, yaitu apa saja yang seharusnya kita lakukan dan tidak kita lakukan di bulan ini. Sebagai umat Islam yang menjalankan puasa tentunya rambu-rambu ini sudah tidak asing lagi.

Rambu pertama adalah menahan diri untuk tidak makan, kedua menahan diri untuk tidak minum, ketiga tidak merokok, keempat menjaga pandangan, kelima menahan emosi, keenam menjaga lisan. Enam rambu pertama ini adalah pantangan-pantangan dan larangan-larangan di bulan puasa yang artinya kita harus bisa mengendalikan hawa nafsu kita dan mengendalikan keinginan kita akan hal-hal duniawi.

Nah, lima rambu berikutnya adalah amalan yang harus kita perbanyak di bulan puasa. Pertama bersedekah membantu orang-orang yang membutuhkan. Kedua adalah meningkatkan kualitas sholat, tentunya ditambah sholat sunnah selain sholat wajib. Ketiga memperbanyak baca Qur’an yang juga diiringi dengan memperdalam maknanya. Keempat memperbanyak senyum kepada sesama karena senyum dapat membuat orang lain senang dan di sini lah nilai ibadah sebuah senyum. Nah, yang terakhir adalah bermain dengan FANOOS. Saya kurang paham apa itu fanoos. Malahan, kalau kita lihat gambarnya sekilas mirip pocong. Hiii.. Kalau kita cari di wikipedia, fanoos merujuk kepada lampu lilin atau lentera. Mungkin maksudnya adalah mengolah jiwa kita supaya lebih tenang dan khusyuk beribadah.

Marilah kita coba amalkan rambu-rambu yang ada ini. Memang sudah banyak dari kita yang kenal dengan rambu-rambu ini tapi kita harus lebih memaksimalkan pengamalannya. Kalau kita belum maksimal dalam beribadah pada Allah, bulan puasa ini adalah kesempatan yang baik untuk meningkatkan kualitas kita.

Semoga amal ibadah kita diterima oleh-Nya. Amin…

 

UPDATE: setelah nonton Laptop Si Unyil, saya baru tau kalau ternyata Fanoos itu lentera Ramadan di daerah Timur Tengah sana. Sudah menjadi tradisi mereka untuk menyalakan lentera ini menyambut datangnya bulan Ramadan.

Perihal wegaclubban
Seorang anak manusia yang suka bermain dan belajar karena belajar, bermain, dan berdoa itu kewajiban kita sebagai generasi penerus kehidupan. Lakukanlah apa yang kita cintai dan cintailah apa yang kita lakukan.

2 Responses to Selamat Puasa Ramadan

  1. edisutoyo882 mengatakan:

    selamat berpuasan gan, semoga kita memperoleh kemenangan

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: