17 Agustus Hari Kemerdekaan Kita

Tepat 66 tahun lalu Bung Karno membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Seluruh rakyat menyambut kemerdekaan dengan suka cita. Merdeka berarti telah bebas dari belenggu penjajah. Merdeka berarti awal baru untuk Indonesia menjadi bangsa yang berdaulat.

Di hari peringatan kemerdekaan ini, tiada kata yang patut kita ucapkan selain syukur kepada Yang Maha Kuasa atas kemerdekaan ini. Dengan kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu, Indonesia telah menjadi sebuah negara sebagaimana kita alami sekarang ini lengkap dengan semua kelebihan dan kekurangannya. Sekali lagi, ucapan syukur lah yang harus kita panjatkan kepada-Nya.

Kita yang hidup di zaman ini, kita yang merasakan hasil pembangunan, kita yang merasakan akses internet 24 jam, kita yang masih bisa teriak MERDEKA di hari ini adalah generasi penerus. Kita yang harus melanjutkan perjuangan Bung Karno, Bung Hatta, Bung Tomo, Pak Dirman, dan para pejuang lainnya. Perjuangan bukan melawan kolonialisme, namun melawan tuntutan zaman, perjuangan menuju Indonesia yang lebih baik.

Video #17an Pancasila Rumah Kita

Hari ini 17 Agustus 2011, Indonesia merayakan ulang tahun kemerdekaan yang ke-66.

Setelah melaksanakan upacara virtual di http://id-optimis.org/upacara/#, Indonesia Optimis bekerja sama dengan malesbanget.com mempersembahkan sebuah lagu berjudul Pancasila Rumah Kita yang dinyanyikan bersama-sama oleh rakyat Indonesia.

 

Kebersamaan masyarakat Indonesia menyanyikan sebuah lagu sebagai ekspresi persatuan yang senada pada keberagaman. Berbagai kalangan masyarakat menyanyikan lagu “Pancasila Rumah Kita” ciptaan Franky Sahilatua yang di aransemen ulang oleh Glenn Fredly.

Berikut ini wawancara @GlennFredly oleh @ninterview tentang alasan kenapa perlu bersatu dalam keberagaman (http://mlsbgt.de/ptOn2U). Tim produksi akan merekam dalam format potongan video klip yang disambung menjadi kompilasi satu lagu penuh. Audiens diminta menyanyikan ulang lagu ini seperti yang dicontohkan @GlennFredly di http://mlsbgt.de/qe8Ojs. Video yang sudah dikompilasi ini akan ditayangkan di internet (melalui malesbanget.com) pada tanggal 17 Agustus 2011 tepat setelah merah putih satu tiang penuh jam 10.20 WIB.

 

17an

Film Pendek: Aku Ingin Merdeka

Menandai HUT Kemerdekaan RI Ke-66, Espira merilis film pendek “Aku Ingin Merdeka”.

Synopsis: Michael memiliki pemikiran dan impiannya sendiri, namun selalu dikontrol ketat oleh ibunya yang pengusaha. Dengan harapan agar Michael dapat meneruskan bisnisnya suatu hari, ibunya mengirimnya belajar di Brisbane, Australia. Di negeri orang Michael menikmati kebebasan karena jauh dari orangtuanya. Tapi kebebasan yang sama mengancam akan membuatnya kehilangan semua yang dia impikan. Dia menyadari, bahwa kemerdekaan yang sejati membutuhkan pengorbanan yang besar.

 

EspiraTV

Video: Aku Peduli

 

 

Garuda OS di Hari Kebangkitan Nasional 2011

Sebagai orang Indonesia sudah seharusnya kita tahu bahwa tanggal 20 Mei kemarin adalah Hari Kebangkitan Nasional. Apa itu? Kebangkitan Nasional adalah masa di mana dimana Bangkitnya Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928). Hari Kebangkitan Nasional diperingati bertepatan dengan tanggal berdirinya Boedi Oetomo.

Di hari yang sangat bersejarah bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia itu, tepatnya 20 Mei 2011 kemarin, sekumpulan orang yang menamakan dirinya GarudaONE (baca: garudawan) telah meluncurkan sebuah sistem operasi bernama Garuda OS. GarudaONE mengusung slogan Go LEGAL, Go LOCAL, Go LIBERTY, Teknologi Informasi untuk Indonesia yang lebih BERSIH, lebih UNGGUL dan lebih MANDIRI. Baca pos ini lebih lanjut

Clubban Learns to Rock


 
 
Salah satu alasan nama blog saya “Wega Clubban” adalah karena saya adalah anggota Clubban UI, Club Mahasiswa Banyumas – Universitas Indonesia. Beberapa waktu lalu, Clubban UI mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam ajang yang diselenggarakan mahasiswa FIB UI yang berjudul Festival Etnik Nusantara. Baca pos ini lebih lanjut

Batik Warisan Budaya Indonesia

Semua orang Indonesia pasti tau apa itu batik. Apalagi batik sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009. Menurut segi bahasa, batik itu berasal dari dua kata dalam bahasa Jawa, yaitu ‘amba’ yang artinga menulis dan ‘titik’ yang artinya titik. Secara istilahnya, batik batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Batik juga bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan.

batik

Budaya batik

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak “Mega Mendung”, dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.
Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.
Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB.

Baca pos ini lebih lanjut